Minggu, 25 Maret 2012

Habib Ahmad bin Hasan Al - Habsyi


Habib Ahmad bin Hasan Al Habsyi dilahirkan di Syihr, Hadramaut,Yaman. Gigih berdakwah, beliau rela meninggalkan kampong halaman menuju Palembang dan menetap di sebuah perkampungan di kawasan 12 Ulu; yang sekarang dikenal sebagai Kampung Al Habsyi, yang dinisbahkan kepada namanya. Di sanalah beliau berdakwah dan mengajar. Banyak muridnya yang kemudian menjadi ulama besar, antara lain :

• Habib Abdullah bin Idrus Shahab ( Ayah Habib Alwi Qolbu Tarim )
• Habib Muhammad bin Hasyim Al Habsyi
• Habib Alwi bin Syekh Assegaf
• Hasan bin Abu Bakar Ba Syaib Al-Anshory
• Habib Alwi bin Ahmad Bahsin

Ketinggian maqam ( peringkat ) kewalian Habib Ahmad diakui Habaib, diantaranya Habib Ali bin Abdurrahman Al Munawwar, menantu Habib Ahmad. Ketika melakukan Uzlah ( pengasingan diri ), ia menyebut nama Habib Ahmad. Seketika itu ia seperti majedub ( merasa bahwa tuhan selalu berada di sisinya ), trance, dan tanpa sadar mampu mengungkapkan ketinggian maqam Habib Ahmad dengan istilah-istilah kewalian yang tidak dimengerti orang awam.
Habib Ahmad bin Hasan Al Habsyi, yang juga dikenal sebagai Wali qutb, wafat pada tahun 1303 H / 1883 M di Palembang, dimakamkan di Pemakaman Telaga Sewidak 14 Ulu, Palembang, satu ruang makam dengan makam Habib Alwi bin Ahmad Bahsin. Semasa hidup, Habib Alwi Bahsin pernah mengamanatkan , bila hendak berziarah ke makamnya, hendaklah terlebih dahulu berziarah ke makam Habib Ahmad bin Hasan Al Habsyi, yang diakuinya sebagai guru spiritualnya. Beberapa habib yang pernah berkunjung ke rumahnya, Habib Sholeh bin Muhsin Al Hamid ( Tanggul, Jember ) dan Habib Salim bin Ahmad bin Jindan ( Jakarta ).

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar